Semarang – Mahasiswa Program Doktor Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro, Iis Widya Harmoko, berhasil menorehkan berbagai capaian akademik melalui publikasi ilmiah bereputasi nasional maupun internasional sebagai bagian dari pengembangan penelitian disertasinya. Prestasi tersebut menjadi bukti komitmen Program Doktor Ilmu Kelautan FPIK Undip dalam menghasilkan riset berkualitas yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu kelautan dan penyelesaian berbagai tantangan lingkungan pesisir di Indonesia.
Selama menjalani studi doktoral, Iis telah menghasilkan sejumlah luaran penelitian yang dipublikasikan pada jurnal ilmiah bereputasi. Salah satunya adalah artikel berjudul “Evaluating the Accuracy of Gridded Climate Datasets for Precipitation, Surface Air Temperature, and Sea Surface Temperature in Central Java, Indonesia” yang diterbitkan pada Indonesian Journal of Applied Physics (SINTA 1). Penelitian tersebut mengevaluasi tingkat akurasi berbagai data iklim berbasis grid dalam merepresentasikan parameter curah hujan, suhu udara permukaan, dan suhu permukaan laut di wilayah Jawa Tengah sebagai dasar penyusunan analisis iklim yang lebih akurat.
Selain publikasi jurnal, hasil penelitian tersebut juga dipresentasikan pada The 3rd International Conference on Disaster Management and Climate Change (ICoDMC) 2025 di Surakarta dan diterbitkan dalam IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. Di tingkat nasional, penelitian yang dikembangkan turut dipresentasikan pada Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XXI Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI) dan dipublikasikan dalam Indonesian Journal of Oceanography (IJOCE) yang terindeks SINTA 2.
Produktivitas riset tersebut berlanjut melalui penelitian kedua yang berjudul “Decadal Rainfall Distribution Shift in Northern Coastal Java: Histogram-Based Clustering Using Observations and CHIRPS”, yang berhasil diterima pada Environment and Natural Resources Journal (Scopus Q3). Penelitian ini mengkaji perubahan distribusi curah hujan di wilayah pesisir utara Pulau Jawa selama satu dekade menggunakan pendekatan histogram-based clustering dengan memanfaatkan data observasi dan data satelit CHIRPS sebagai dasar analisis perubahan pola iklim regional.
Saat ini, Iis tengah menyelesaikan penelitian disertasinya yang berjudul “Respons Klorofil-a terhadap Variabilitas Curah Hujan DAS di Perairan Pesisir Pantai Utara Jawa Tengah: Analisis Komparatif Wilayah Muara dan Non-Muara.” Penelitian ini mengangkat keterkaitan antara proses hidrologi di daratan dengan dinamika ekosistem pesisir melalui analisis hubungan antara curah hujan daerah aliran sungai (DAS) dan konsentrasi klorofil-a sebagai indikator produktivitas biologis perairan pesisir.
Riset dilakukan pada tujuh daerah aliran sungai yang bermuara ke Laut Jawa, yaitu DAS Pemali, Comal, Bodri, Serang, Gelis, Juana, dan Lasem. Data penelitian memanfaatkan curah hujan observasi BMKG, data satelit CHIRPS, citra Sentinel-3 OLCI untuk klorofil-a, serta berbagai data spasial pendukung. Analisis dilakukan melalui pendekatan korelasi, lag response, analisis musiman, serta sintesis empiris untuk membandingkan karakteristik wilayah muara dan non-muara dalam merespons variasi curah hujan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons klorofil-a terhadap curah hujan memiliki karakteristik yang berbeda pada setiap wilayah pesisir. Konsentrasi klorofil-a tidak selalu lebih tinggi di kawasan muara, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor oseanografi seperti plume sungai, arus pesisir, pencampuran massa air, proses flushing, dilution, serta waktu jeda (lag time) antara hujan dan respons perairan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara curah hujan DAS dan produktivitas perairan pesisir merupakan sistem yang kompleks, spesifik lokasi, dan dipengaruhi oleh interaksi berbagai proses fisik maupun biologis.
Melalui capaian tersebut, Program Doktor Ilmu Kelautan FPIK Universitas Diponegoro terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang mampu melahirkan inovasi dan penelitian berdampak, sekaligus memperkuat posisi FPIK Undip sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam bidang ilmu kelautan di tingkat nasional maupun internasional.